My blog,, My world,, My story,,
Showing posts with label Grafika Komputer. Show all posts
Showing posts with label Grafika Komputer. Show all posts
Sunday, April 28, 2013
Grafika komputer
merupakan suatu ilmu komputer yang mempelajari tentang cara untuk memanipulasi
gambar pada suatu objek dengan menggunakan komputer. Grafika komputer termasuk
metode yang yang dapat memudahkan penyampaian informasi dari komputer kepada
user dalam bentuk visual atau gambar. Bentuk sederhana dari grafika computer
adalah grafika computer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika computer
3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern
recognition). Grafika computer sering di kenal juga dengan istilah visualisasi
data. Bagian dari grafika computer
meliputi :
Ø Geometri :
mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
Ø Animasi :
mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan
Ø Rendering :
mempelajari algorirtma untuk menampilkan efek cahaya
Ø Citra (imaging)
: mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar
Objek
grafik 2 dimensi adalah sekumpulan titik-titik 2 dimensi yang dihubungkan
dengan garis lurus, baik berupa polyline, polygon atau kurva. Objek grafik 2
dimensi didefinisikan sebagai kumpulan titik 2 dimensi yang secara komputasi
dinyatakan sebagai array 1D, atau linkedlist sesuai dengan struktur data yang
digunakan dalam menyatakan kumpulan titik 2D ini.
Objek
grafik dimensi juga adalah gambar 2 dimensi yang sumbu x dan sumbu y,
atau sumbu koordinat cartesius dua dimensi. Dua sumbu yang saling bertegak
lurus antar satu dengan yang lain, yang keduanya terletak dalam satu bidang
(bidang xy).
Sedangkan
Grafik komputer 2D adalah sebuah generasi gambar digital berbasis komputer,
yang kebanyakan mengambil objek-objek dua dimensi (2D). Model Grafik 2D
merupakan kombinasi dari model geometri (juga disebut sebagai grafik vektor),
gambar digital (raster graphics), fungsi matematika, dan sebagainya.
Komponen-komponen ini dapat dimodifikasi dan dimanipulasi oleh transformasi
geometri dua dimensi, seperti translasi, rotasi, dan dilatasi.
Model-model
yang digunakan pada disain grafis 2D biasanya tidak mendukung bentuk-bentuk
tiga-dimensi, atau fenomena yang bersifat tiga dimensi, seperti pencahayaan,
bayangan, pantulan, refraksi, dan sebagainya. Namun demikian, mereka dapat
membuat model berlapis-lapis (layer); nyata, translusen, dan transparan, yang
dapat ditumpuk dalam urutan tertentu. Urutan tersebut biasanya didefinisikan
dengan angka (kedalaman lapisan, atau jarak dari si penglihat).

.jpg)
